Petani sawit di Kabupaten Nagan Raya, Aceh, menghadapi masalah serius setelah pabrik kelapa sawit (PKS) setempat membeli tandan buah segar (TBS) dengan harga Rp 2.900 per kilogram. Harga ini jauh di bawah ketetapan pemerintah, yang menimbulkan kekhawatiran di kalangan petani.
Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Aceh, Ir Netap Ginting, menyebut tindakan ini sebagai "sangat zalim". Ia meminta Gubernur Aceh untuk memberikan sanksi administrasi terhadap PKS yang tidak mematuhi harga ketetapan pemerintah.
Harga TBS yang Ditentukan Pemerintah
- Petani Mitra Plasma: Harga TBS untuk usia tanaman 10-20 tahun ditetapkan sebesar Rp 3.850 per kilogram.
- Petani Mitra Swadaya: Harga TBS untuk komposisi tenera 100 ditetapkan sebesar Rp 3.537 per kilogram.
Dampak terhadap Petani
- Harga yang dibayarkan PKS di Nagan Raya adalah Rp 2.900 per kilogram, atau Rp 950 per kilogram lebih rendah dari harga ketetapan.
- Hal ini menyebabkan petani mengalami kerugian finansial yang signifikan.
Langkah Apkasindo
- Apkasindo Aceh mengusulkan agar satgas harga TBS melakukan sidak ke PKS di Kabupaten Nagan Raya.
- Mereka juga meminta sanksi administrasi terhadap PKS yang tidak membeli TBS petani mitra plasma dan mitra swadaya.
Indeks K
- Indeks K untuk wilayah Timur Aceh adalah 90,30 persen.
- Indeks K untuk wilayah Barat Aceh adalah 88,75 persen.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.