Bank Aceh mencatatkan pertumbuhan aset menjadi Rp29,89 triliun pada triwulan pertama 2026, meningkat 2,19% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan ini terjadi di tengah tantangan pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang melanda Aceh akhir tahun 2025, menunjukkan resiliensi dan kepercayaan masyarakat terhadap bank lokal.
Dana pihak ketiga (DPK) Bank Aceh tercatat sebesar Rp25,17 triliun, tumbuh 2,47% secara tahunan. Angka ini mencerminkan kepercayaan nasabah yang tetap terjaga, menjadikan Bank Aceh sebagai pilihan utama masyarakat dalam mengelola simpanan mereka.
Kinerja dan Strategi Bank Aceh
- Total aset Bank Aceh mencapai Rp29,89 triliun, meningkat 2,19% dari Maret 2025.
- Dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 2,47% menjadi Rp25,17 triliun, menunjukkan kepercayaan masyarakat.
- Penyaluran pembiayaan mencapai Rp21,20 triliun, tumbuh 3,14%, dengan fokus pada sektor produktif untuk pemulihan ekonomi.
- Strategi bisnis adaptif Bank Aceh dinilai berhasil mendukung pemulihan ekonomi Aceh pascabencana.
Direktur Utama Bank Aceh, Fadhil Ilyas, menyatakan bahwa capaian ini merupakan hasil dari strategi bisnis yang adaptif dan berfokus pada dampak nyata bagi pemulihan ekonomi masyarakat Aceh.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaPetani Aceh Barat Daya Rugi Miliaran Sementara Ekspor Sawit Melonjak 445%
BANDA ACEH - Di tengah keluhan petani terkait anjloknya harga tandan buah segar (TBS) sawit di sejumlah daerah, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal...
: Warga Aceh Penasaran: DAU 2,5% Disetujui dalam RUU Pemerintahan
JAKARTA - Delapan fraksi di Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menyatakan persetujuan terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) Perubahan atas Undang-Undang...
1,87 juta pelanggan Aceh kembali terima listrik, rasa lega terasa
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Aceh berhasil memulihkan sistem kelistrikan yang sempat terganggu.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.