News
Harga Sawit Petani Aceh Singkil Stabil Rp 2.500 Pasca Lebaran
2 jam yang lalu
Pasca Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah, harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di tingkat petani di Aceh Singkil tetap stabil di angka Rp 2.500 per kilogram. Harga ini berlaku jika petani mengantar TBS ke pengepul, sementara jika dijemput ke kebun, harga menjadi Rp 2.450 per kilogram karena biaya angkut dan bongkar muat.
Harga ini dianggap tinggi oleh petani dan diharapkan dapat bertahan atau bahkan meningkat. Sawit merupakan komoditas andalan di Kabupaten Aceh Singkil, di mana hampir 70 persen penduduk menggantungkan hidup dari kelapa sawit.
Dampak Ekonomi
- Sawit mempengaruhi perekonomian masyarakat Aceh Singkil, mulai dari pemilik kebun, buruh panen, penyedia transportasi, hingga pengepul.
- Luas perkebunan kelapa sawit di Aceh Singkil mencapai 75.834,12 hektare, dengan 44.483,12 hektare milik perusahaan pemegang hak guna usaha (HGU) dan 31.351 hektare milik rakyat.
Harapan Petani
- Petani berharap harga sawit dapat bertahan atau meningkat untuk mendukung perekonomian mereka.
- Stabilitas harga sawit penting untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat Aceh Singkil.
