Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Pelajar Sabang Dominasi Kecelakaan Lalu Lintas, Capai 55 Persen

7 jam yang lalu

Pelajar di Kota Sabang mendominasi lebih dari setengah kasus kecelakaan lalu lintas pada tahun 2025. Dari total 110 kasus, sebanyak 60 kasus melibatkan kalangan usia sekolah. Kasat Lantas Polres Sabang, Iptu Darmi, SH, menyatakan bahwa faktor utama adalah keterbatasan orang tua untuk mengantar serta jarak rumah yang relatif jauh.

Pihak kepolisian terus melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah terkait risiko berkendara bagi remaja. Edukasi yang diberikan mencakup bahaya kecelakaan lalu lintas, pentingnya tertib berlalu lintas, penggunaan helm, serta larangan balap liar dan penggunaan knalpot yang tidak sesuai standar.

Upaya Penekanan Kecelakaan

  • Sosialisasi Rutin: Pihak kepolisian rutin mengadakan sosialisasi di sekolah-sekolah untuk meningkatkan kesadaran berlalu lintas.
  • Pemanfaatan Bus Sekolah: Pihak kepolisian mendorong penggunaan bus sekolah untuk meminimalkan risiko kecelakaan.
  • Peran Orang Tua dan Sekolah: Pentingnya peran orang tua dan pihak sekolah dalam memberikan edukasi berlalu lintas kepada anak sejak dini.

Faktor Risiko

  • Keterbatasan Orang Tua: Banyak pelajar yang membawa sepeda motor ke sekolah karena keterbatasan orang tua untuk mengantar.
  • Jarak Rumah yang Jauh: Jarak rumah yang relatif jauh juga menjadi faktor utama penggunaan kendaraan bermotor oleh pelajar.
  • Risiko Kecelakaan: Penggunaan kendaraan bermotor oleh pelajar tetap berisiko tinggi dan perlu menjadi perhatian bersama.
Pelajar Sabang Dominasi Kecelakaan Lalu Lintas, Capai 55 Persen