Ombudsman RI Perwakilan Aceh menegaskan bahwa pemadaman listrik berulang di Aceh menunjukkan lemahnya ketahanan sistem kelistrikan nasional, terutama menjelang Hari Raya Idul Adha.
Keluhan ini diterangkan setelah sejumlah blackout terjadi pada 29 September 2025, akhir November 2025, dan kurang dari 24 jam setelah pernyataan PLN tentang pemulihan sistem pada 24 Mei 2026.
Dampak terhadap UMKM dan kehidupan sehari-hari
- Ribu rumah tangga terganggu setiap kali blackout terjadi.
- UMKM makanan dan kerajinan kehilangan puluhan juta rupiah produksi per hari.
- Industri kecil yang dépenden pada mesin listrik menghentikan operasional selama beberapa jam setiap pemadaman.
- Layanan kesehatan dan pendidikan terkena gangguan ketika listrik mati pada jam sibuk.
- Ombudsman meminta PLN memberikan data real‑time dan permintaan maaf terbatas kepada pelanggan.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.