Pemerintah Aceh melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Aceh bergerak cepat mengupayakan pemulihan ekonomi bagi pelaku usaha yang terdampak bencana alam. Langkah tersebut dilakukan dengan melakukan koordinasi dan konsultasi strategis bersama Kementerian UMKM di Jakarta pada Rabu (8/4/2026), guna membahas percepatan bantuan dan fasilitasi akses modal bagi UMKM di Aceh.
Delegasi Diskop UKM Aceh disambut oleh Deputi Bidang Usaha-Mikro Kementerian UMKM, M Reza Damanik PhD. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Aceh, Reza Ferdian SSTP MSi didampingi Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Usaha Kecil, Hendra Saputra ST MM Kabid Pemberdayaan Koperasi, Zulfikar SSTP MSi, Kepala UPTD Balai Pelatihan Koperasi dan UMKM Dr Suryadi Jaya SE MSi dan Kepala UPTD PLUT KUMKM Aceh Rosti Maidar SE MSi menyampaikan sejumlah rekomendasi strategis dalam pertemuan tersebut.
Fokus Utama
- Penanganan kerugian signifikan yang dialami pelaku usaha akibat kerusakan aset, gangguan produksi, hingga terhambatnya jalur distribusi yang mengancam keberlanjutan usaha lokal.
- Program Bantuan Presiden bagi Usaha Mikro dirancang khusus sebagai langkah strategis untuk meringankan beban ekonomi pelaku usaha pasca-bencana.
- Langkah pendataan UMKM terdampak menjadi krusial agar alokasi dana bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran dan mempercepat proses pemulihan ekonomi di lapangan.
Tindak Lanjut
- Kementerian UMKM meminta Diskop UKM Aceh untuk mengkoordinasikan seluruh dinas terkait di tingkat kabupaten dan kota agar segera menyerahkan data UMKM yang terdampak secara akurat.
- Kadiskop UKM Aceh berharap sinergi yang terbangun antara pemerintah pusat, daerah, dan lembaga terkait dapat menjadi pemantik semangat bagi para pelaku usaha di provinsi ini untuk bangkit.
Harapan ke Depan
Dengan dukungan konkret dan semangat pantang menyerah dari para pengusaha, UMKM Aceh akan mampu menutupi kerugian yang ada dan kembali memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat lokal secara berkelanjutan.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.