Pemerintah Kota Lhokseumawe telah menerbitkan surat edaran tentang penerapan sistem Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Kebijakan ini bertujuan untuk mengurangi penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan biaya operasional lainnya.
WFH akan berlaku setiap hari Jumat, dengan beberapa pengecualian bagi ASN yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.
Aturan WFH
- WFH berlaku setiap hari Jumat
- ASN wajib menjaga disiplin dan responsif dalam komunikasi kedinasan
- ASN wajib mengaktifkan telepon seluler dan melaporkan bukti hasil kerja
- ASN dapat dipanggil untuk melaksanakan tugas dari kantor sewaktu-waktu
Pengecualian WFH
- Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama
- Pejabat Administrator (Eselon III)
- Camat dan Keuchik
- Badan Penanggulangan Bencana Daerah
- Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah
- Dinas Lingkungan Hidup (Unit Layanan Kebersihan)
- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
- Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja
- Badan Pengelolaan Keuangan Daerah
- Pusat Kesehatan Masyarakat (PUSKESMAS), Laboratorium Kesehatan dan Unit Kesehatan Lainnya
- Unit Layanan Pendidikan, PAUD, TK, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama/sederajat
- Unit layanan publik lainnya yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat
Pemantauan dan Evaluasi
- Pemantauan dan evaluasi penerapan fleksibilitas kerja dilakukan secara berjenjang oleh Kepala Perangkat Daerah
- Laporan disampaikan kepada Wali Kota melalui Sekretaris Daerah pada setiap akhir bulan berjalan
Kebijakan ini mulai berlaku sejak 7 April 2026.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.