Kembaliekonomi

Petani Aceh Dapat Rp380 Miliar untuk Rehabilitasi Lahan PascaBanjir

Penulis

serambinews.com

Tanggal

03 Mei 2026

Petani Aceh Dapat Rp380 Miliar untuk Rehabilitasi Lahan PascaBanjir

Pemerintah Aceh mengalokasikan Rp380.033.300.000 untuk mempercepat upaya pemulihan lahan pertanian pasca-bencana banjir dan tanah longsor akhir 2025.

Dana ini akan digunakan untuk optimasi lahan, rehabilitasi, pembangunan irigasi, dan jalan usaha tani di 16 kabupaten/kota, dengan target pemulihan sekitar 31.000 hektar lahan.

Rincian Alokasi dan Progres Program

  • Rp155,658,250,000 dialokasikan untuk optimasi lahan (oplah) sawah ringan di 27.071 hektar di 16 kabupaten/kota.
  • Progres perencanaan (SID/DRT) mencapai 12.205 hektar (~45 % dari target) oleh USK, Unimal, dan Unsam.
  • Rp124,526,600,000 rencananya untuk konstruksi oplah setelah perencanaan selesai, diikuti pengolahan lahan senilai Rp24,363,900,000.
  • Rehabilitasi lahan sedang dilaksanakan dengan anggaran Rp65,236,050,000 untuk 4.393 hektar di lima kabupaten, dengan konstruksi sudah mencakup 3.981 hektar (~90 % dari target).
  • Pembangunan 641 unit irigasi perpompaan (Rp98,073,000,000) direncanakan; saat ini 70 unit (3,5 %) sedang dikerjakan.
  • Irigasi perpipaan 149 unit (Rp14,006,000,000) telah mencapai 24 % progres, sementara jaringan irigasi tersier 300 unit (Rp30,000,000,000) hanya 8 % dalam pengerjaan.
Verifikasi Konten

Baca Artikel di Sumber Asli

Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.

Kunjungi Website

Diskusi Hangat

0 Kontribusi Komunitas

Suara Anda Sangat Berarti

Jadilah pionir dalam diskusi ini.