Pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) 2026 Aceh Singkil mengalami kebuntuan serius setelah dua dari tiga fraksi di DPRK menolak rancangan anggaran. Rapat paripurna yang digelar Rabu, 8 April 2026, berakhir tanpa kesepakatan, menandai krisis koordinasi antara legislatif dan eksekutif.
Penolakan Fraksi Sahabat dan Fraksi Gerakan Persatuan Berkarya (GPB) didasarkan pada ketidakpuasan terhadap alokasi dana yang tidak berpihak pada pemulihan pascabanjir dan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dianggap terlalu optimistis. Sementara itu, Fraksi NasDem menerima rancangan anggaran dengan pertimbangan mendorong pemulihan ekonomi daerah.
Sorotan Penolakan
- Pengadaan mobil dinas bupati dianggap tidak tepat di tengah pemulihan pascabanjir.
- Target PAD terlalu optimistis dan sulit dicapai.
- Lahan sekolah rakyat di Kecamatan Gunung Meriah belum tuntas secara administratif.
- Bantuan hidup (jadup) banjir dan rehabilitasi infrastruktur belum terselesaikan.
Konflik Internal Fraksi
Konflik internal muncul dari Fraksi Sahabat, di mana salah satu anggotanya menolak sikap fraksi yang dibacakan juru bicara. Hal ini memperlihatkan tidak solidnya komunikasi internal fraksi, yang kemudian berdampak pada jalannya paripurna.
Potensi Dampak
Kebuntuan ini berpotensi mengganggu program pembangunan dan pemulihan ekonomi masyarakat Aceh Singkil. DPRK Aceh Singkil berencana membawa persoalan ini ke Pemerintah Provinsi Aceh untuk mendapatkan keputusan lebih lanjut.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.