Polda Aceh mengambil alih penanganan kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan Wakil Bupati (Wabup) Pidie Jaya. Pengambilalihan ini dilakukan untuk memastikan proses penyelidikan berjalan secara profesional dan transparan.
Kapolres Pidie Jaya, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, menyatakan bahwa pengambilalihan ini bertujuan untuk memberikan kepastian hukum bagi semua pihak yang terlibat. Kasus ini dilaporkan oleh seorang warga bernama Zikrillah dan terjadi di ruang rapat Pendopo Wakil Bupati Pidie Jaya di Gampong Kota Meureudu, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya.
Detail Kasus
- Lokasi Kejadian: Ruang rapat Pendopo Wakil Bupati Pidie Jaya, Gampong Kota Meureudu, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya.
- Tanggal Kejadian: Senin, 30 Maret 2026.
- Pelapor: Zikrillah, seorang warga.
- Terlapor: Wakil Bupati Pidie Jaya dengan inisial HB.
Proses Penanganan
- Paparan Perkara: Dilakukan di Ruang Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Aceh.
- Tanggal Laporan: 2 April 2026.
- Penyerahan Administrasi: Seluruh administrasi penyelidikan diserahkan ke Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Aceh.
Tujuan Pengambilalihan
- Memastikan proses penyelidikan berjalan optimal.
- Memberikan kepastian hukum bagi semua pihak yang terlibat.
- Menjaga transparansi dan profesionalisme dalam penanganan kasus.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.