Polisi Aceh Utara berhasil menggagalkan peredaran 1 kilogram sabu-sabu di Gampong Blang Peuria, Kecamatan Samudera. Dua tersangka, seorang laki-laki dan perempuan, ditangkap dalam operasi penyamaran. Sabu disembunyikan dalam kemasan teh Cina, menunjukkan modus operandi baru dalam peredaran narkoba di Aceh.
Penangkapan ini dilakukan setelah serangkaian penyelidikan yang melibatkan metode undercover buy. Tersangka laki-laki mengakui kepemilikan sabu, sementara tersangka perempuan berperan sebagai penghubung untuk mencari pembeli. Kedua tersangka kini menjalani proses penyelidikan lebih lanjut di Rumah Tahanan Polres Aceh Utara.
Detail Penangkapan
- Lokasi: SPBU Geudong, Gampong Blang Peuria, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara
- Barang Bukti: 1 kg sabu-sabu dalam kemasan teh Cina
- Tersangka: Laki-laki (37) dan perempuan (41), keduanya warga Aceh Utara
- Pasal: Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika
Dampak dan Langkah Selanjutnya
- Ancaman Narkoba: Kasus ini menunjukkan bahwa peredaran narkoba masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat Aceh.
- Pengembangan Kasus: Polisi terus melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat.
- Penyidikan: Kedua tersangka akan menjalani proses penyidikan lebih lanjut untuk mengungkap seluruh jaringan peredaran narkoba di Aceh Utara.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.