Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Aceh kini difokuskan untuk anak-anak yang kekurangan gizi. Pemerintah menegaskan bahwa anak dari keluarga mampu tidak menjadi prioritas penerima bantuan ini. Arahan ini disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam rapat kerja kabinet di Istana.
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik S. Deyang, menyatakan bahwa bantuan harus tepat sasaran. "Jadi kalau anak-anak orang mampu, kan tidak membutuhkan MBG karena orangtuanya sudah bisa memberi makanan bergizi yang baik di rumahnya," kata Nanik. Presiden juga menekankan bahwa program ini tidak boleh dipaksakan dan harus difokuskan kepada anak-anak yang benar-benar membutuhkan perbaikan gizi.
Pengawasan dan Penertiban Dapur MBG
- Pengawasan diperketat: BGN menyiapkan tim untuk memilah penerima agar distribusi lebih tepat dan efisien.
- Penutupan dapur MBG: Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tidak memenuhi standar diminta ditutup. BGN telah membekukan ribuan SPPG.
- Pelanggaran: Meliputi tidak sesuai petunjuk teknis, kasus keracunan, penggelembungan harga, hingga monopoli pasokan bahan baku.
Jumlah Penerima dan Target Program
- Jumlah penerima: Hingga 30 Maret 2026, jumlah penerima manfaat mencapai 61.680.043 orang di 38 provinsi.
- Jumlah SPPG: Terdapat 26.066 unit SPPG yang tercatat.
- Target: Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyebut pemerintah menargetkan pelaksanaan program berjalan optimal sebelum akhir 2026.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.