Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Program MBG Aceh Prioritaskan Anak Kurang Gizi, Keluarga Mampu Dikecualikan

6 jam yang lalu

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Aceh kini difokuskan untuk anak-anak yang kekurangan gizi. Pemerintah menegaskan bahwa anak dari keluarga mampu tidak menjadi prioritas penerima bantuan ini. Arahan ini disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam rapat kerja kabinet di Istana.

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik S. Deyang, menyatakan bahwa bantuan harus tepat sasaran. "Jadi kalau anak-anak orang mampu, kan tidak membutuhkan MBG karena orangtuanya sudah bisa memberi makanan bergizi yang baik di rumahnya," kata Nanik. Presiden juga menekankan bahwa program ini tidak boleh dipaksakan dan harus difokuskan kepada anak-anak yang benar-benar membutuhkan perbaikan gizi.

Pengawasan dan Penertiban Dapur MBG

  • Pengawasan diperketat: BGN menyiapkan tim untuk memilah penerima agar distribusi lebih tepat dan efisien.
  • Penutupan dapur MBG: Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tidak memenuhi standar diminta ditutup. BGN telah membekukan ribuan SPPG.
  • Pelanggaran: Meliputi tidak sesuai petunjuk teknis, kasus keracunan, penggelembungan harga, hingga monopoli pasokan bahan baku.

Jumlah Penerima dan Target Program

  • Jumlah penerima: Hingga 30 Maret 2026, jumlah penerima manfaat mencapai 61.680.043 orang di 38 provinsi.
  • Jumlah SPPG: Terdapat 26.066 unit SPPG yang tercatat.
  • Target: Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyebut pemerintah menargetkan pelaksanaan program berjalan optimal sebelum akhir 2026.
Program MBG Aceh Prioritaskan Anak Kurang Gizi, Keluarga Mampu Dikecualikan