Prof Yusri Yusuf kembali dipercaya memimpin Majelis Adat Aceh (MAA) untuk periode 2026-2031. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Besar (Mubes) yang dihadiri oleh 45 peserta, termasuk perwakilan dari 23 kabupaten/kota di Aceh.
Yusri menegaskan komitmennya untuk membawa MAA menjadi lembaga yang lebih progresif dalam menjaga nilai-nilai luhur adat Aceh. Ia berharap perangkat adat dan masyarakat dapat lebih aktif menjalankan sendi-sendi kehidupan sesuai dengan tatanan adat yang berlaku.
Komitmen dan Harapan
- Pelestarian budaya: Fokus pada program-program pelestarian budaya Aceh.
- Penguatan hukum adat: Memastikan hukum adat tetap relevan di tengah arus modernisasi.
- Fasilitasi kegiatan adat: MAA akan mendukung dan memfasilitasi berbagai kegiatan yang berkaitan dengan adat istiadat.
Yusri juga aktif sebagai akademisi di Fakultas Kejuruan Ilmu Pendidikan (FKIP) USK dan berbagai lembaga adat lainnya di Aceh. Pengalaman dan keaktifannya diharapkan dapat mendukung visi MAA ke depan.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.