Ramza Harli, Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRK Banda Aceh, mendesak Dinas PUPR untuk memperbaiki jalan dengan kualitas yang baik dan tahan lama. Ia menekankan pentingnya infrastruktur jalan yang layak untuk mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas warga.
Ramza juga mengingatkan agar proyek perbaikan jalan tidak hanya sekadar tambal sulam yang cepat rusak. Ia berharap agar masyarakat dapat merasakan manfaat pembangunan secara nyata.
Desakan untuk Perbaikan Jalan Berkualitas
-
Kualitas Jalan: Ramza Harli menegaskan bahwa kualitas jalan di Banda Aceh harus menjadi perhatian utama. Ia menginginkan jalan yang kokoh dan permanen, bukan sekadar proyek tambal sulam.
-
Pengawasan Masyarakat: Ramza juga menyoroti pentingnya pengawasan dari masyarakat terhadap pelaksanaan kegiatan proyek. Dengan begitu, masyarakat bisa merasakan manfaat pembangunan secara nyata.
-
Dampak Ekonomi: Jalan merupakan fasilitas publik yang sangat vital bagi aktivitas ekonomi dan mobilitas warga. Jika kualitas jalan buruk, maka akan berdampak langsung pada kenyamanan masyarakat dan bisa menghambat pertumbuhan ekonomi di Banda Aceh.
-
Prioritas Anggaran: Ramza berharap, Dinas PUPR lebih serius dalam merencanakan dan melaksanakan proyek perbaikan jalan ke depan. Ia mengingatkan agar jika anggaran terbatas, prioritaskan terlebih dahulu yang padat lalu lintasnya.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.