Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Konflik Agraria Cot Girek: Relawan PGX Aceh Desak DPR RI Turun Tangan

2 jam yang lalu

Konflik agraria di Cot Girek, Aceh Utara, semakin memanas dan mencemaskan. Situasi di lapangan telah bergeser menjadi arena anarki yang mengancam stabilitas daerah. Relawan Prabowo Gibran Experience (PGX) Aceh, Nasruddin, mengkritik keras Komisi III DPR RI yang dinilai menutup mata terhadap realita yang terjadi di lapangan.

Nasruddin mengecam aksi perusakan dan pembakaran aset negara yang dilakukan oleh oknum masyarakat. Ia menekankan bahwa perjuangan menuntut hak adalah mulia, tetapi tindakan kriminal hanya akan mencacati esensi perjuangan tersebut. Ia juga menyoroti nasib karyawan PTPN 4 yang hidup dalam ketakutan akibat intimidasi dari kelompok preman.

Kritik dan Desakan PGX Aceh

  • Penegakan Hukum: PGX Aceh mendesak Komisi III DPR RI untuk turun tangan secara objektif dan memastikan penegakan hukum tanpa pandang bulu.
  • Mediasi Pemerintah: Nasruddin mendorong mediasi yang dipimpin pemerintah daerah tanpa intervensi premanisme.
  • Aspirasi Warga: PGX Aceh meminta agar aspirasi warga yang benar-benar terdampak tetap didengar secara prosedural.

Dampak Konflik

  • Karyawan PTPN 4: Ribuan karyawan PTPN 4 yang juga warga sekitar hidup dalam ketakutan akibat intimidasi.
  • Stabilitas Daerah: Konflik ini mengancam stabilitas daerah dan dapat memicu hukum rimba jika tidak segera diselesaikan.

Nasruddin mengingatkan bahwa keamanan dan ketertiban bukan opsi, melainkan kewajiban. Ia juga menyoroti penolakan terhadap proses legal formal oleh segelintir oknum, yang menunjukkan adanya niat tidak tulus dalam penyelesaian konflik. PGX Aceh siap berdiri di garis depan mendukung pemerintah dan Kepolisian untuk menyelesaikan konflik ini dengan hukum, bukan dengan api.

Konflik Agraria Cot Girek: Relawan PGX Aceh Desak DPR RI Turun Tangan