Konflik agraria di Cot Girek, Aceh Utara, semakin memanas dan mencemaskan. Situasi di lapangan telah bergeser menjadi arena anarki yang mengancam stabilitas daerah. Relawan Prabowo Gibran Experience (PGX) Aceh, Nasruddin, mengkritik keras Komisi III DPR RI yang dinilai menutup mata terhadap realita yang terjadi di lapangan.
Nasruddin mengecam aksi perusakan dan pembakaran aset negara yang dilakukan oleh oknum masyarakat. Ia menekankan bahwa perjuangan menuntut hak adalah mulia, tetapi tindakan kriminal hanya akan mencacati esensi perjuangan tersebut. Ia juga menyoroti nasib karyawan PTPN 4 yang hidup dalam ketakutan akibat intimidasi dari kelompok preman.
Kritik dan Desakan PGX Aceh
- Penegakan Hukum: PGX Aceh mendesak Komisi III DPR RI untuk turun tangan secara objektif dan memastikan penegakan hukum tanpa pandang bulu.
- Mediasi Pemerintah: Nasruddin mendorong mediasi yang dipimpin pemerintah daerah tanpa intervensi premanisme.
- Aspirasi Warga: PGX Aceh meminta agar aspirasi warga yang benar-benar terdampak tetap didengar secara prosedural.
Dampak Konflik
- Karyawan PTPN 4: Ribuan karyawan PTPN 4 yang juga warga sekitar hidup dalam ketakutan akibat intimidasi.
- Stabilitas Daerah: Konflik ini mengancam stabilitas daerah dan dapat memicu hukum rimba jika tidak segera diselesaikan.
Nasruddin mengingatkan bahwa keamanan dan ketertiban bukan opsi, melainkan kewajiban. Ia juga menyoroti penolakan terhadap proses legal formal oleh segelintir oknum, yang menunjukkan adanya niat tidak tulus dalam penyelesaian konflik. PGX Aceh siap berdiri di garis depan mendukung pemerintah dan Kepolisian untuk menyelesaikan konflik ini dengan hukum, bukan dengan api.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.