Banjir besar yang melahiri Sumatra pada awal 2026 telah meninggalkan ribuan keluarga di Kota Langsa tanpa akses keperluan dasar seperti makanan bersih, air, dan perlengkapan rumah tangga. Pemerintah melalui Kementerian Sosial menyalurkan bantuan finansial dan material guna memulihkan kondisi hidup warga terdampak.
Selasa, 26 Mei 2026, Plt Kepala Dinas Sosial Kota Langsa Darma Putra mengungkapkan bahwa 1.307 kepala keluarga menerima bantuan sebesar Rp8 juta per KK, terdiri dari Rp5 juta stimulansi ekonomi dan Rp3 juta pengganti perabot rumah tangga, dengan total pembayaran tahap pertama mencapai Rp10,456 miliar.
Komponen Bantuan dan Prosedur Distribusi
- 1.307 KK terdaftar sebagai penerima bantuan tahap I.
- Setiap KK mendapatkan Rp5 juta untuk stimulansi ekonomi (modal usaha, training, dll).
- Setiap KK juga menerima Rp3 juta untuk pengganti perabot rumah tangga seperti kasur, lemari, dan peralatan dapur.
- Bantuan disalurkan melalui PT Pos Indonesia cabang Langsa untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas.
- Bantuan jatah hidup tahap I sebelumnya telah diberikan; tahap II masih dalam verifikasi data dan pengajuan anggaran.
- Pemerintah setempat menyiapkan tim monitoring untuk memantau penggunaan dana dan mencegah penyimpangan.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.