Bea Cukai Langsa memusnahkan 545.452 batang rokok ilegal senilai Rp1,29 miliar pada Kamis (9/4/2026). Rokok ilegal ini merupakan hasil penindakan dari 63 Surat Bukti Penindakan (SBP) selama periode Mei 2025 hingga Februari 2026. Pemusnahan dilakukan dengan mencacah dan membakar rokok di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kota Langsa.
Kepala Bea Cukai Langsa, Dwi Hermawanto, menyatakan bahwa kerugian negara akibat peredaran rokok ilegal ini mencapai Rp886 juta. Rokok ilegal yang dimusnahkan terdiri dari berbagai merek, seperti H&D, Manchester, Englishman, dan lainnya. Pemusnahan ini bertujuan untuk memastikan rokok ilegal tidak kembali beredar di masyarakat dan tidak memiliki manfaat ekonomis.
Upaya Penindakan dan Sinergi
- 63 SBP selama periode Mei 2025 hingga Februari 2026.
- Kerugian negara mencapai Rp886 juta.
- Sinergi dengan aparat penegak hukum untuk menekan peredaran rokok ilegal.
- Sosialisasi ketentuan cukai kepada masyarakat dan pelaku usaha.
Proses Pemusnahan
- Rokok dicacah terlebih dahulu untuk menghilangkan bentuk fisik dan kegunaannya.
- Sebagian rokok dibakar di halaman Kantor Bea Cukai Langsa.
- Proses pemusnahan dilakukan secara terbuka dan akuntabel.
Komitmen Bersama
Kasatpol PP dan WH Kota Langsa, Ali Musafah, menyatakan komitmen untuk berkolaborasi dalam memerangi peredaran rokok ilegal. Kegiatan ini merupakan wujud dari komitmen bersama dalam memberantas peredaran rokok ilegal yang dapat merugikan negara dan masyarakat.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.