News
Pembersihan Lumpur Banjir Aceh: 480 Lokasi Tuntas, 39 Lokasi Masih Dikerjakan
11 jam yang lalu
Proses pembersihan lumpur pascabanjir di Aceh terus berjalan intensif. Kepala Pos Komando Wilayah (Kaposwil) Aceh Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR), Safrizal ZA, menekankan bahwa pemerintah tidak menyerah dalam penanganan lumpur pascabanjir di Aceh. Ia menjelaskan bahwa istilah "berat" dalam penanganan lumpur mencerminkan kerja keras tim di lapangan, bukan ketidaksanggupan.
Safrizal ZA memaparkan bahwa dari total 519 lokasi yang menjadi sasaran di Aceh, sebanyak 480 lokasi telah berhasil dibersihkan sepenuhnya dari material lumpur sisa banjir. Sementara itu, sisa 39 lokasi lainnya saat ini dalam status on-going atau sedang terus dikerjakan. Lokasi sisa ini merupakan area pemukiman padat dan drainase sempit yang memerlukan penanganan manual yang teliti.
Kemajuan Pembersihan
- 480 lokasi telah tuntas dibersihkan dari lumpur sisa banjir.
- 39 lokasi masih dalam proses pembersihan, terutama di area pemukiman padat dan drainase sempit.
- Di Aceh Tamiang, Satgas telah mengerahkan personel Praja IPDN untuk membantu percepatan pembersihan fasilitas publik dan lingkungan warga.
Program Cash for Work
- Program Cash for Work atau Padat Karya Tahap II melibatkan partisipasi langsung masyarakat terdampak.
- Di Pidie Jaya, tepatnya di Kecamatan Meureudu dan Meurah Dua, program tersebut sedang berjalan aktif dengan melibatkan total 392 peserta.
- Kekuatan di Pidie Jaya terdiri dari 300 warga lokal, 80 personel Satpol PP dan BPBD, serta didampingi 12 personel TNI/Polri.
