Kembaliekonomi

Petani Aceh Kontraksi Pertanian -10,3% Pasca Banjir, 50-80 Ribu Ha Sawah Tertinggal

Penulis

ajnn.net

Tanggal

08 Mei 2026

Petani Aceh Kontraksi Pertanian -10,3% Pasca Banjir, 50-80 Ribu Ha Sawah Tertinggal

Prof Rustam Effendi dari Fakultas Ekonomi Universitas Syiah Kuala menilai bahwa pertumbuhan ekonomi Aceh pada triwulan I 2026 sebesar 4,09 % year‑on‑year tidak mencerminkan kondisi riil karena ekonomi masih mengalami kontraksi sebesar -0,61 % quarter‑to‑quarter dibandingkan triwulan IV 2025, efek pasca banjir akhir 2025.

Dia menambahkan bahwa sektor pertanian, kehutanan dan perikanon berkontraksi hingga -10,30 % quarter‑to‑quarter, menimbulkan dampak langsung pada sekitar 50–80 ribu hektare sawah yang belum dapat ditanami lagi dan mengancam penghidupan petani di berbagai wilayah Aceh.

Langkah Pemulihan yang Direkomendasikan

  • Rehabilitasi lahan sawah melalui pembersihan dan perbaikan saluran irigasi.
  • Penyediaan benih berkualitas, pupuk, dan alat mesin pertanian (alsintan) bagi petani.
  • Implementasi program cash‑for‑work yang menggunakan dana desa untuk membersihkan sawah dan memperbaiki infrastruktur irigasi.
  • Penggunaan anggaran desa secara sementara untuk aktivitas padat karya berbasis pertanian.
  • Penuatan koordinasi antar‑satuan tugas pemulihan pascabencana dengan model rehabilitasi terpadu seperti pasca‑tsunami.
  • Fokus pembangunan jangka panjang pada diversifikasi ekonomi agar tidak terlalu bergantung pada sektor primer.
Verifikasi Konten

Baca Artikel di Sumber Asli

Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.

Kunjungi Website

Diskusi Hangat

0 Kontribusi Komunitas

Suara Anda Sangat Berarti

Jadilah pionir dalam diskusi ini.