Sungai Krueng Meureudu di Kabupaten Pidie Jaya meluap dan menggenangi badan jalan nasional Banda Aceh–Medan pada Rabu 8 April 2026 malam. Luapan air mencapai sepinggang orang dewasa dan mengganggu arus lalu lintas kendaraan roda empat.
Warga sempat panik karena kejadian ini terjadi pasca magrib, meskipun di wilayah permukiman tidak terjadi hujan deras. Luapan diduga disebabkan oleh hujan dengan intensitas tinggi di wilayah hulu atau pegunungan.
Dampak Luapan
- Ketinggian air mencapai sepinggang orang dewasa
- Arus lalu lintas terganggu karena kendaraan roda empat tidak dapat melintas
- Warga sempat panik, terutama yang sedang mengikuti kegiatan khanduri syukuran di kawasan hunian sementara (huntara)
Kondisi Terkini
- Air mulai surut dalam waktu relatif singkat
- Akses jalan Banda Aceh–Medan kini telah kembali normal dan dapat dilalui kendaraan
- Warga berharap tidak terjadi luapan susulan meskipun kondisi cuaca masih disertai petir dengan intensitas tinggi
Penyebab Luapan
- Hujan dengan intensitas tinggi di wilayah hulu atau pegunungan
- Warga melaporkan bahwa di wilayah permukiman tidak terjadi hujan deras
Harapan Warga
- Tidak terjadi luapan susulan
- Kondisi cuaca yang lebih stabil
- Keamanan dan kenyamanan dalam beraktivitas
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.