Puluhan siswa di Kecamatan Sawang, Aceh Utara terpaksa menggunakan perahu karet untuk menyeberangi sungai ke sekolah setelah jembatan penghubung rusak akibat banjir. Kondisi ini mengancam keselamatan anak-anak dan mendesak pemerintah untuk segera membangun jembatan pengganti.
Warga dan anggota DPRK Aceh Utara meminta tindakan cepat untuk mencegah risiko lebih lanjut. Semangat belajar siswa tetap tinggi meskipun menghadapi keterbatasan sarana transportasi.
Kondisi Memperihatinkan
- Puluhan siswa dari Desa Sawang dan Lhok Cut terpaksa menggunakan perahu karet atau rakit sederhana untuk menyeberangi sungai setiap hari.
- Jembatan penghubung antar desa rusak akibat banjir bandang pada akhir November 2025 dan belum dibangun kembali.
- Arus sungai yang kadang deras dan keruh meningkatkan risiko keselamatan anak-anak.
Desakan untuk Tindakan Cepat
- Anggota DPRK Aceh Utara, Abuzar ST, mendesak pemerintah pusat dan daerah untuk segera membangun jembatan pengganti.
- Rompi pelampung diperlukan sebagai langkah sementara untuk menjaga keselamatan siswa selama menunggu pembangunan jembatan.
- Warga berharap pemerintah segera merespons kondisi ini agar aktivitas belajar mengajar tidak lagi dibayangi risiko keselamatan.
Semangat Belajar yang Tinggi
Meskipun menghadapi keterbatasan sarana transportasi, semangat belajar siswa tetap tinggi. Mereka terus berusaha untuk mencapai sekolah meskipun dengan risiko yang ada.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.