Spanduk kritik terhadap pengelolaan Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) kini muncul di Kota Subulussalam. Spanduk-spanduk tersebut terpasang di lokasi strategis, termasuk di ruas jalan nasional Tapaktuan–Medan yang melintasi wilayah Subulussalam. Sejumlah pesan dalam spanduk itu berisi kritik tajam terhadap Pemerintah Aceh terkait pelayanan dan pengelolaan JKA yang dinilai memburuk.
Salah satu tulisan pada spanduk berbunyi, "JKA harus tepat sasaran, bukan tepat dihapuskan." Seorang warga, Darmawan, mengaku melihat langsung keberadaan spanduk tersebut saat melintas di jalur nasional Subulussalam–Medan. Ia menilai kemunculan spanduk tersebut mencerminkan kekecewaan masyarakat yang semakin meluas terhadap pelayanan kesehatan yang seharusnya menjadi hak dasar warga Aceh.
Kritik Terhadap JKA
- Spanduk kritik terpasang di lokasi strategis di Subulussalam.
- Pesan kritik menuntut JKA tepat sasaran dan tidak dihapuskan.
- Warga Aceh mengaku melihat langsung spanduk tersebut.
- Kekecewaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan semakin meluas.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.