Sejuta pelanggan listrik di Sumatera, termasuk di wilayah Aceh, mengalami padam listrik mulai Jumat malam (22/5/2026) pukul 18.44 WIB. Gangguan ini dipicu oleh putusnya jalur transmisi tegangan tinggi 275 kV antara Muara Bungo dan Sungai Rumbai di Jambi, yang dikabarkan terjadi karena cuaca ekstrem yang merusak sistem pertahanan interkoneksi.
Dampak di Aceh dan Respons PLN
- Jutaan pelanggan di Aceh kehilangan listrik, menutup rumah, rumah sakit, dan usaha kecil.
- PLN menyalurkan maaf atas ketidaknyamanan massal dan memastikan proses pemulihan berlangsung 24 jam non-stop.
- Tim teknis berhasil mengembalikan tegangan ke sistem transmisi dan Gardu Induk dalam kurang dari 2 jam setelah kejadian.
- Pembangkit PLTA dan PLTG diproyeksikan menyala kembali dalam 5–15 jam, sementara PLTU batubara membutuhkan 15–20 jam karena proses memanaskan air dan menyala unit auxiliary secara bertahap.
- Koordinasi intensif dilakukan dengan Kementerian ESDM, Forkopimda setempat, dan manajer pembangkit di Pekanbaru untuk memantau dan menyinkronkan unit secara bertahap.
- PLN berjanji melakukan evaluasi komprehensif setelah pemulihan penuh guna meningkatkan keandalan interkoneksi Sumatera dan mencegah kembali terjadinya blackout skala besar.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.