Wakil Ketua DPRK Bireuen, Surya Dharma, mengkritik keras pernyataan Bupati Bireuen yang menyebut penanganan banjir menjadi kewenangan pemerintah pusat. Ia menilai sikap tersebut sebagai bentuk lepas tangan yang bertentangan dengan aturan perundang-undangan.
Menurut Surya, Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana telah jelas mengatur bahwa pemerintah daerah bertanggung jawab dalam seluruh tahapan penanganan bencana. Ia juga menyoroti penggunaan dana bantuan Presiden sebesar Rp 4 miliar yang dinilai belum transparan.
Kritikan Terhadap Bupati Bireuen
- Tanggung Jawab Daerah: Surya menekankan bahwa pemerintah daerah bertanggung jawab dalam penanganan bencana, mulai dari pra-bencana hingga pascabencana.
- Data Akurat: Ia menyebut bahwa data korban dan kerusakan merupakan tanggung jawab mutlak pemerintah daerah.
- Transparansi Dana: Surya meminta pemerintah daerah membuka secara rinci penggunaan anggaran bantuan Presiden kepada publik.
Desakan untuk Pemulihan Ekonomi
- Surya menilai penanganan bencana tidak cukup hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga perlu menyiapkan program pemulihan ekonomi bagi warga terdampak.
- Ia mengingatkan agar proses pendataan korban tidak dipolitisasi dan dilakukan secara terbuka.
Kritik Terhadap Juru Bicara Pemerintah Daerah
- Surya mengkritik juru bicara pemerintah daerah yang dinilai tidak profesional karena menyampaikan narasi yang menyudutkan massa aksi, termasuk kelompok disabilitas.
- Ia mendesak pemerintah daerah membuka ruang partisipasi publik dalam penanganan bencana, termasuk melibatkan ulama dan tokoh masyarakat.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.