Gerakan Bersama Rakyat Anti Korupsi menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Langsa, Rabu (8/4/2026). Para demonstran menuntut Kejari Langsa untuk mengusut tuntas kasus korupsi, termasuk penyaluran bantuan banjir dan penggunaan alat berat yang terbengkalai.
Kasi Intelijen Kejari Langsa, Fadly Setiawan, menyambut positif aksi tersebut dan menegaskan bahwa semua laporan korupsi akan ditindaklanjuti. Namun, ia menjelaskan bahwa proses penanganan kasus korupsi memerlukan tahapan yang tidak bisa dilakukan secara instan.
Tuntutan Demonstrasi
- Pengusutan kasus korupsi di Kota Langsa secara tuntas.
- Penahanan tersangka korupsi yang dinyatakan bersalah.
- Reformasi internal Kejari Langsa untuk menjaga independensi.
- Audit dana penanganan banjir Kota Langsa tahun 2025.
- Penuntasan dugaan korupsi pengadaan TIK di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
- Pengusutan dugaan korupsi penggunaan dana DID dan excavator terbengkalai di Aceh Timur.
Respons Kejari Langsa
Kejari Langsa mengakui keterbatasan sumber daya manusia dan mengajak pemuda untuk melaporkan segala bentuk korupsi. Fadly Setiawan menegaskan bahwa Kejari Langsa akan menjalankan kewenangannya dengan baik dan terbuka untuk komunikasi dengan masyarakat.
Para demonstran juga membakar ban bekas sebagai bentuk protes simbolis. Aksi ini berlangsung damai dan diawasi oleh aparat Kepolisian Polres Langsa. Penanggung jawab aksi, Wahyu Ramadhana, menegaskan bahwa aksi ini murni untuk menegakkan keadilan dan supremasi hukum di Kota Langsa.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.