Warga Beutong Ateuh Banggalang, situés di Kabupaten Nagan Raya,Aceh, secara mass men expressing penolakan terhadap rencana aktivitas pertambangan yang dilakukan oleh perusahaan eksternal. Massa menegaskan bahwa wilayah ini merupakan tanah ulayat yang sejak lama menjadi sumber air, lahan pertanian, dan warisan budaya masyarakat adat.
Dukungan dari berbagai organisasi masyarakat sipil Aceh, seperti P2LH, MaTA, HAkA, dan GeRAK, menekankan pentingnya menghormati hak masyarakat adat melalui penerapan prinsip Free, Prior, and Informed Consent (FPIC) serta menegaskan mandat Otonomi Khusus Aceh dalam pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.
Dampak Lingkungan dan Sosial
- Beutong Ateuh Banggalang berfungsi sebagai sumber air kritis untuk Nagan Raya dan wilayah Barat Selatan Aceh.
- Aktivitas pertambangan berpotensi meningkatkan risiko banjir dan longsor akibat perubahan aliran sungai dan penurunan vegetasi.
- Kawasan ini juga merupakan lahan pertanian utama bagi warga, sehingga hilangnya lahan dapat mengancam pangan dan penghasilan keluarga.
- Nilai sejarah dan budaya tertanam di sini, termasuk makam ulama dan syuhada, berisiko hilang jika ekosistem terganggu.
- Penerapan FPIC dianggap diperlukan agar setiap keputusan penggunaan sumber daya alam mencerminkan persetujuan yang terinformasi dan tanpa paksaan masyarakat adat.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua Berita: Warga Beutong Tolak Tambang, Lindungi Tanah Adat Nagan Raya
NAGAN RAYA - Gelombang penolakan terhadap rencana aktivitas pertambangan di Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, kian menguat. Sejumlah...
: Sekda Aceh Timur lantik lulusan Paket C, khawatir kerugian Rp1,2m
MODUSACEH.CO, Banda Aceh | Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Aceh Timur, Akbar Pramadhana, menilai pengangkatan Darwin sebagai Direktur PT Beurata Maju sejak awal bermasalah
Warga Aceh Barat Selatan Harap RS Meulaboh Selesai, Butuh Rp200 Miliar
Pengoperasian Rumah Sakit Regional Meulaboh diperkirakan masih membutuhkan anggaran sekitar Rp200 miliar.
Empati: 41 demonstrators ditahan, belasan luka di Tolak JKA Aceh
BANDA ACEH - Sejumlah peristiwa penting mewarnai pemberitaan di Aceh sepanjang sepekan terakhir. Mulai dari polemik pelaksanaan program Makan Bergizi...


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.