Kembalipolitik

:Warga Aceh Selatan khawatir setelah listrik mati massal","PublicImpact":85,"Credibility":80,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":75,"Education":60,"FinalScore":81,"Summary":"Sejumlah wilayahSum

Penulis

serambinews.com

Tanggal

24 Mei 2026

:Warga Aceh Selatan khawatir setelah listrik mati massal","PublicImpact":85,"Credibility":80,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":75,"Education":60,"FinalScore":81,"Summary":"Sejumlah wilayahSum

Sejumlah wilayah Sumatra termasuk Aceh Selatan mengalami pemadaman listrik massal tanggal 22 Mei 2026 akibat pemisahan sistem kelistrikan Sumatra dan gangguan jalur transmisi 275 kV di Jambi. PB HMI mendesak pemerintah dan PLN melakukan evaluasi total terhadap infrastruktur listrik serta menuntut transparansi mengenai penyebab blackout. Gangguan ini mengganggu aktivitas ekonomi, pendidikan, dan layanan publik di Aceh, menimbulkhawatir pada warga setempat. HMI juga meminta Kementerian ESDM melakukan audit langsung untuk mencegah ulangnya kejadian serupa.","Category":"Kebijakan Energi & Infrastruktur","Publish":true,"RejectReason":null,"ArticleMarkdown":"Pada Jumat, 22 Mei 2026, sejumlah wilayah Sumatra termasuk Aceh Selatan, Aceh Barat, Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Riau mengalami pemadaman listrik massal. Gangguan tersebut diduga disebabkan oleh terpisahnya sistem kelistrikan Sumatra bagian utara dan tengah serta adanya gangguan pada jalur transmisi 275 kV Muara Bungo–Sungai Rumbai

Verifikasi Konten

Baca Artikel di Sumber Asli

Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.

Kunjungi Website

Diskusi Hangat

0 Kontribusi Komunitas

Suara Anda Sangat Berarti

Jadilah pionir dalam diskusi ini.