Jalan tol Banda Aceh–Sigli yang baru beroperasi mengubah dinamika ekonomi di kawasan Saree, Aceh Besar. Kawasan yang dulu ramai sebagai titik persinggahan kini terasa sepi, meninggalkan pelaku UMKM menghadapi ketidakpastian.
Sebelum tol dibuka, Saree dikenal sebagai tempat berhenti bagi pengendara yang melintas jalan nasional Banda Aceh–Medan. Kedai-kedai sederhana menjual keripik dan kuliner khas menjadi sumber penghidupan banyak keluarga. Namun, sejak arus lalu lintas beralih ke tol, pendapatan menurun drastis sementara biaya operasional tetap berjalan.
Dampak Ekonomi bagi UMKM
- Penurunan pengunjung yang signifikan sejak tol beroperasi.
- Pendapatan menurun, tetapi biaya operasional seperti sewa dan listrik tetap.
- Ketidakpastian ekonomi bagi pelaku usaha dan keluarga yang bergantung pada usaha tersebut.
Pertanyaan Reflektif
- Bagaimana pembangunan infrastruktur dapat lebih inklusif bagi pelaku UMKM lokal?
- Apa langkah yang bisa diambil untuk memulihkan ekonomi kawasan yang terdampak?
Dampak ini bukan sekadar angka, tetapi realitas yang dirasakan langsung oleh warga Saree. Pembangunan infrastruktur memang membawa kemajuan, tetapi perlu diimbangi dengan solusi bagi mereka yang tertinggal.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.