Warga di Kecamatan Meureudu dan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, terus berjuang membersihkan lumpur banjir yang berulang kali masuk ke rumah mereka. Banjir susulan terjadi setiap kali curah hujan tinggi di pegunungan, membawa lumpur dan batang kayu dari hulu.
Aktivitas membersihkan lumpur ini sangat melelahkan dan menyusahkan warga. Lumpur tebal menempel di lantai rumah dan harus disiram air berulang kali untuk mengalirkan sisa tanah. Selain itu, banjir luapan juga menggenangi ruas jalan di kedua kecamatan tersebut, membuat jalan menjadi becek dan berdebu saat kering.
Dampak Banjir di Pidie Jaya
- Lumpur setinggi satu hingga tiga meter masih belum dibersihkan di beberapa rumah warga.
- Banjir susulan terjadi setiap curah hujan tinggi, membuat warga tidak aman tinggal di rumah.
- Jalan menjadi becek dan berdebu, mengganggu aktivitas warga.
- Warga berharap pemerintah mencari solusi, seperti mengeruk Krueng Meureudu yang dinilai dangkal.
Warga berharap pemerintah segera mengambil tindakan untuk mengatasi banjir yang terus menerus terjadi dan menyusahkan kehidupan mereka.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.