Mantan Kepala Dinas di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penipuan proyek pemerintah. Ia diduga menipu korban dengan janji proyek palsu senilai Rp696 juta, yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat setempat.
Kasus ini bermula dari laporan korban pada Oktober 2025, di mana tersangka menawarkan proyek pengadaan alat kesehatan, cold storage, dan mobiler dengan janji kemudahan akses karena kedekatan dengan pejabat daerah. Korban, seorang pegawai negeri sipil, menyerahkan uang secara bertahap melalui transfer bank dan tunai, namun proyek yang dijanjikan tidak pernah terealisasi.
Detail Kasus
- Tersangka berinisial FG (51) ditahan oleh Polres Lhokseumawe.
- Dugaan penipuan terjadi di Desa Panggoi, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe.
- Korban menyerahkan uang sebanyak 15 kali transfer dan dua kali tunai.
- Dana diduga digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka, termasuk membayar utang.
Tindakan Polisi
- Polisi mengamankan bukti berupa dokumen rekening, bukti transfer, percakapan digital, kwitansi, dan dokumen aset.
- Tersangka dijerat Pasal 492 KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal empat tahun atau denda hingga Rp500 juta.
- Polisi masih membuka kemungkinan adanya korban lain dalam kasus serupa.
Kasus ini menyoroti pentingnya kehati-hatian dalam bertransaksi dan kebutuhan akan pengawasan yang lebih ketat dalam pengadaan proyek pemerintah di Aceh.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.