Penyeberangan menggunakan perahu ketek di kawasan Pante Lhong, Peusangan, Bireuen, terganggu sejak tiga hari terakhir. Arus sungai yang deras setelah hujan lebat menyebabkan satu unit perahu hanyut terbawa arus hingga ke Kuala Ceurape, sekitar 4 kilometer dari Pante Lhong. Tiga unit perahu ketek yang biasanya membantu warga dari Kubu dan desa lainnya di Peusangan Siblah Krueng untuk menyeberang ke Peusangan tidak beroperasi.
Warga terpaksa menggunakan rute alternatif melalui Jembatan Kutablang atau Jembatan Awe Geutah Paya. Selain perahu tidak beroperasi, tebing sungai di area naik turun warga juga mengalami erosi akibat air hujan.
Dampak Terhadap Warga
- Ratusan siswa, puluhan ASN, dan warga dari Peusangan Siblah Krueng terpaksa menempuh rute alternatif.
- Pengelola perahu, Rahmad, menyatakan bahwa kondisi air sungai sangat deras dan banyak kayu hanyut, membuat mereka tidak berani beroperasi.
- Jembatan kecil yang biasa digunakan juga rusak akibat arus deras dan debit air yang meningkat.
- Warga sedang memperbaiki kabel seling sebagai alat penarik perahu dari dua sisi.
Kondisi Saat Ini
- Pengelola perahu akan segera beroperasi kembali jika kondisi air sungai membaik.
- Tebing sungai di area naik turun warga mengalami erosi akibat air hujan.
- Warga dari Peusangan yang hendak ke Peusangan Siblah Krueng juga melewati Jembatan Kutablang atau Jembatan Awe Geutah Paya.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.