News
Pemuda Langsa Demo ke Kejari Desak Usut Korupsi Bantuan Banjir
5 jam yang lalu
Puluhan pemuda dan mahasiswa di Kota Langsa melakukan aksi unjuk rasa ke Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Langsa pada Rabu (8/4/2026). Mereka menuntut pengusutan tuntas kasus korupsi, termasuk dugaan penyimpangan dana bantuan banjir tahun 2025. Aksi ini dilakukan oleh Gerakan Bersama Rakyat Anti Korupsi, yang menekankan pentingnya keadilan dan supremasi hukum di daerah.
Para demonstran membawa poster dengan pesan anti-korupsi dan membacakan enam poin tuntutan. Di antaranya, mereka mendesak Kejari Langsa untuk mengaudit dana penanganan bencana banjir, menuntaskan kasus korupsi di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta mengusut excavator terbengkalai di Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan, dan Perikanan.
Tuntutan Utama Demonstrasi:
- Audit dana bantuan banjir 2025 untuk memastikan transparansi.
- Penuntasan kasus korupsi di berbagai dinas, termasuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
- Reformasi internal Kejari Langsa untuk menjaga independensi dan menghindari intervensi politik.
- Pengawasan ketat terhadap penyaluran bantuan banjir kepada masyarakat.
Kasi Intelijen Kejari Langsa, Fadly Setiawan, memberikan apresiasi terhadap aksi ini dan menjelaskan bahwa penanganan kasus korupsi memerlukan proses tahapan yang tidak bisa diselesaikan secara instan. Aksi ini mencerminkan kepedulian generasi muda terhadap isu korupsi dan penegakan hukum di Aceh.
