Anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman Haji Uma, menyatakan keprihatinan mendalam terkait viralnya seorang remaja perempuan berinisial C (17) yang diduga sengaja memperlihatkan bagian tubuh yang tidak pantas saat siaran langsung di platform aplikasi TikTok. Fenomena tersebut dinilai meresahkan masyarakat dan berpotensi memberi dampak negatif terhadap generasi muda di Aceh yang menjunjung tinggi nilai-nilai syariat Islam.
Merespons keresahan publik, Haji Uma langsung melakukan koordinasi dengan jajaran Kepolisian Daerah Aceh, khususnya Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Aceh, Kompol Hj. Isramiati, S.E., M.Si, guna mempercepat penanganan kasus tersebut. Ia juga menghubungi orang tua remaja tersebut untuk menggali informasi lebih lanjut.
Upaya Pencarian dan Latar Belakang Remaja
- Remaja tersebut telah lama meninggalkan rumah dan tidak dapat dihubungi karena memblokir nomor keluarganya.
- Upaya pencarian dilakukan oleh pihak keluarga sejak Selasa malam dengan melibatkan kerabat, namun hingga kini belum membuahkan hasil.
- Remaja tersebut sebelumnya pernah menjalani rehabilitasi sosial setelah kembali dari Malaysia terkait kasus yang pernah dialaminya.
- Ia juga sempat dibina di salah satu pesantren di Kabupaten Aceh Besar sebagai bagian dari upaya pemulihan dan pembinaan mental.
Pendekatan Komprehensif
Haji Uma menegaskan, pendekatan terhadap kasus ini tidak boleh semata-mata berorientasi pada penghukuman, tetapi juga harus mengedepankan aspek pembinaan agar yang bersangkutan dapat kembali ke lingkungan sosial dengan lebih baik. Ia berharap sinergi antara aparat penegak hukum, keluarga, serta lembaga pembinaan seperti pesantren dan Wilayatul Hisbah dapat menjadi solusi komprehensif dalam menangani persoalan tersebut.
"Ini bukan hanya soal satu individu, tetapi soal menjaga marwah dan masa depan generasi Aceh. Kita ingin anak-anak kita tumbuh dengan nilai-nilai yang baik," tutup Haji Uma.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.