Banjir yang melanda Kabupaten Bireuen meninggalkan dampak yang menyedihkan bagi masyarakat dan pemerintah daerah. Wakil Ketua DPRA, Ir Saifuddin, menekankan pentingnya kebersamaan dan kekompakan dalam membangun kembali Bireuen pasca musibah.
Dalam Musrenbang RKPK yang dihadiri berbagai pemangku kepentingan, Saifuddin menyoroti beberapa proyek infrastruktur yang belum tuntas, termasuk tiga proyek irigasi besar dan pembangunan RS Regional Bireuen.
Poin-Poin Penting
- Kebersamaan dan Kekompakan: Saifuddin mengajak seluruh pihak untuk bersatu dan mencurahkan pikiran dalam membangun Bireuen pasca banjir.
- Proyek Irigasi: Tiga proyek irigasi besar, yaitu Irigasi Aneuk Gajah Rheut, Irigasi Mon Seuke Pulot, dan Irigasi Alue Gerutut, Makmur, belum tuntas meskipun telah dibangun sejak puluhan tahun lalu.
- Anggaran untuk Irigasi: Tahun ini, terdapat dukungan anggaran sebesar Rp 12 miliar melalui TKD untuk pembangunan irigasi Aneuk Gajah Rheut.
- RS Regional Bireuen: Dari lima RS Regional yang diinisiasi mantan Gubernur Aceh, Zaini Abdullah, RS Regional Bireuen merupakan yang paling tertinggal dengan total anggaran yang dibutuhkan sebesar Rp 700 miliar.
- Komunikasi Intens: Saifuddin menekankan pentingnya komunikasi intens antara pemerintah dan masyarakat untuk mempercepat pembangunan dan pemulihan Bireuen.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.