Pemerintah melalui Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan bahwa tidak ada visa haji furoda yang diterbitkan oleh Arab Saudi tahun ini. Masyarakat Aceh diimbau untuk waspada terhadap tawaran haji ilegal yang beredar melalui media sosial.
Dahnil menjelaskan bahwa hanya ada dua jalur resmi haji, yaitu haji reguler dan haji khusus. Antrean untuk haji reguler saat ini mencapai 26 tahun, sementara haji khusus sekitar 6 tahun. Ia juga mengingatkan bahwa sebutan haji T-nol merupakan modus penipuan yang mengimingi jemaah langsung berangkat haji tanpa antre.
Jalur Resmi Haji
- Haji Reguler: Antrean mencapai 26 tahun
- Haji Khusus: Antrean sekitar 6 tahun
Tindakan Pencegahan
- Pembentukan Satgas Pencegahan Haji Ilegal bersama Polri
- Penindakan pidana terhadap modus operandi pemberangkatan haji non-prosedural
Sistem Baru yang Dikaji
Pemerintah sedang mengkaji kemungkinan penerapan model pembelian tiket langsung dari kuota yang diberikan Arab Saudi. Dengan sistem ini, jemaah dapat langsung memesan tanpa perlu antre.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.