Warga Dusun Lapangan Heli dan Sarah Gala, Gampong Semanah Jaya, Kemukiman Nurul A'la, Aceh Timur, menolak upaya pihak ketiga untuk mengelola tanah sengketa PT Atakana. Mereka menolak pemasangan pamflet yang menyatakan kepemilikan kontrak terhadap pengelolaan area tersebut.
Amir Hamzah alias Aneuk Syuhada, salah satu tokoh masyarakat Semanah Jaya, menyatakan bahwa warga tidak pernah memberikan persetujuan atas pengelolaan areal tersebut oleh pihak mana pun. Tanah yang selama ini dikuasai PT Atakana masih dalam proses sengketa dan belum ada titik akhir dalam penyelesaiannya.
Penolakan Warga
- Warga menegaskan bahwa tanah tersebut adalah hak mereka dan akan mempertahankan hak atas tanah tersebut.
- Pemasangan pamflet oleh Koperasi Garang Aceh Mulia dinilai tidak elok dan semakin menguatkan tekad warga untuk mempertahankan hak mereka.
- Bagi warga, tanah bukan sekadar aset ekonomi, tetapi juga bagian dari identitas, sejarah, dan masa depan generasi penerus.
Harapan Warga
- Warga berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Timur tidak menerbitkan izin ke pihak manapun selama kasus sengketa PT Atakana dengan masyarakat belum selesai.
- Amir mengingatkan agar semua pihak menghargai upaya warga dan tidak mencari-cari keuntungan dalam sengketa ini.
- Warga siap mempertahankan dan memperjuangkan tanah ini, meskipun sampai saat ini masih bersengketa.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.