Warga Gampong Jalin, Kecamatan Kota Jantho, memberikan ultimatum 3 hari kepada pelaku tambang emas ilegal untuk menghentikan aktivitas yang mencemari Sungai Krueng Aceh. Rapat koordinasi yang dipimpin Imum Mukim Darwin dan dihadiri berbagai elemen masyarakat menghasilkan sikap bersama menolak tambang ilegal yang merusak lingkungan dan mengganggu kehidupan warga.
Air Krueng Aceh yang menjadi sumber kebutuhan sehari-hari kini dilaporkan terus mengalami kekeruhan akibat limbah hasil galian. Kondisi ini dinilai tidak bisa lagi dibiarkan.
Poin Penting
- Ultimatum 3 hari diberikan kepada pelaku tambang ilegal untuk menghentikan aktivitas.
- Rapat koordinasi dihadiri Imum Mukim Darwin, Ketua Forum Keuchik, para keuchik se-Kecamatan Kota Jantho, tuha peut, dan perwakilan pemuda.
- Air Krueng Aceh mengalami kekeruhan akibat limbah galian, mengganggu kebutuhan sehari-hari warga.
- Jika ultimatum tidak diindahkan, warga siap turun ke lapangan untuk mengambil langkah tegas.
- Dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat memperkuat posisi warga dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua Berita: Warga Aceh Penasaran: DAU 2,5% Disetujui dalam RUU Pemerintahan
JAKARTA - Delapan fraksi di Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menyatakan persetujuan terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) Perubahan atas Undang-Undang...
Kenapa Listrik Aceh Padam Berulang Sebelum Idul Adha? Kepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh, Dian Rubianty, menyoroti kembali terjadinya pemadaman listrik massal atau blackout di wilayah Sumatra Bagian
“Ketahanan dan keandalan sistem distribusi, mitigasi gangguan, serta informasi layanan PLN masih menjadi persoalan serius,” kata Dian.
Aceh Perlu Badan Pengelola Khusus Agar Dana Otsus Rp110T Tidak Sia‑Sia
Oleh Nasrul Zaman* DUA dekade berlalu sejak lonceng perdamaian berbunyi di Helsinki pada Agustus 2005, yang kemudian dinarasikan secara yuridis...
: 1.307 Keluarga Langsa, Aceh Terima Bantuan Rp10,4 Miliar dengan Empati
KBA.ONE, LANGSA – Pemerintah Kota (Pemko) Langsa menyalurkan bantuan stimulan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia senilai Rp10,4 miliar kepada 1.307 kepala keluarga (KK) terdampak ben


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.