Banjir berulang melanda beberapa desa di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, pada Rabu malam (8/4). Warga yang terdampak kini kembali membersihkan rumah mereka dari lumpur yang dibawa oleh banjir. BPBD Pidie Jaya telah mengerahkan alat berat untuk membersihkan badan jalan desa yang berlumpur.
Banjir ini disebabkan oleh jebolnya tanggul sementara yang dibuat dari tanah bekas lumpur banjir awal November 2025 lalu. Desa-desa yang terdampak antara lain Desa Manyang Cut, Beurawang, Meunasah Lhok, dan Masjid Tuha di Kecamatan Meureudu, serta beberapa desa di Kecamatan Meurah Dua.
Dampak Banjir
- 4 desa di Kecamatan Meureudu terdampak banjir.
- 9 desa di Kecamatan Meurah Dua juga mengalami banjir.
- Warga sempat mengungsi ke tempat yang lebih tinggi, namun kini kembali ke rumah untuk membersihkan lumpur.
Harapan Tanggul Permanen
BPBD Pidie Jaya berharap pemerintah pusat segera membangun tanggul permanen di sungai Meureudu. Hal ini penting untuk mencegah banjir berulang di masa depan, terutama saat hujan deras di wilayah hulu sungai. Kondisi saluran warga yang tersumbat dan sungai Krueng Meureudu yang sudah dangkal juga menjadi faktor penyebab banjir.
Upaya Pemulihan
BPBD Pidie Jaya telah mengerahkan alat berat untuk membersihkan badan jalan desa yang berlumpur. Masyarakat juga telah kembali ke rumah dan mulai membersihkan rumah mereka dari lumpur. Diharapkan dengan adanya tanggul permanen, banjir tidak akan terulang lagi di masa depan.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.