News
Warga Aceh Protes Penghapusan JKA, Spanduk Kritik Sekda Bertebaran
19 jam yang lalu
Gelombang protes terkait penghapusan program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) mulai membanjiri ruang publik di Banda Aceh. Spanduk-spanduk kritik terhadap Sekda Aceh dan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) terpantau bertebaran di berbagai sudut kota, mencerminkan kekecewaan mendalam masyarakat.
Masyarakat menilai penghapusan JKA sebagai ancaman terhadap keselamatan jiwa dan akses kesehatan gratis. Program JKA selama ini dikenal sebagai "roh" pelayanan kesehatan bagi warga Aceh, yang memberikan akses pengobatan gratis secara menyeluruh.
Poin-Poin Utama Protes
-
Spanduk Kritik: Pesan-pesan menohok seperti "DPRA jangan Seperti Kambing Congek, Pertahankan JKA" dan "Sekda Bertanggung Jawablah Atas Penghapusan JKA, Lawan" terpampang di lokasi-lokasi dengan mobilitas warga yang tinggi.
-
Kekhawatiran Masyarakat: Warga menyuarakan kekhawatiran terhadap keselamatan jiwa jika program JKA benar-benar dihentikan, dengan pesan seperti "Memotong JKA Mengancam Keselamatan Rakyat".
-
Tuduhan Pembohongan Publik: Masyarakat menilai alasan rasionalisasi anggaran yang sering dilontarkan pemerintah hanyalah bentuk pembohongan publik, seperti tertulis dalam spanduk "Rasionalisasi JKA Pembohongan Publik".
-
Mosi Tidak Percaya: Munculnya spanduk-spanduk ini disinyalir sebagai bentuk mosi tidak percaya masyarakat terhadap kemampuan Sekda Aceh dalam mengelola anggaran daerah.
Program JKA dianggap vital bagi akses kesehatan gratis warga Aceh. Pengurangan atau penghapusan program ini dikhawatirkan akan memicu gelombang protes yang lebih besar di masa mendatang.
