News
Warga Pulo Teungoh Bersatu Bangun Masjid Baru Pasca Banjir Besar
4 jam yang lalu
Warga Gampong Pulo Teungoh, Kecamatan Beutong, Nagan Raya, menunjukkan ketangguhan pasca banjir besar yang melanda pada 26 November 2025. Masjid desa yang rata dengan tanah kini dibangun kembali di lokasi baru, menjadi simbol kebangkitan dan solidaritas masyarakat.
Pembangunan masjid baru ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga monumen tekad warga untuk hidup lebih baik dan harmonis dengan alam. Lahan seluas 1.215 meter persegi telah disediakan dengan harga Rp150 ribu per meter, memprioritaskan kontribusi dari warga lokal.
Solidaritas dan Kebangkitan
- Bencana banjir besar pada 26 November 2025 menghancurkan masjid desa, tetapi warga Pulo Teungoh bangkit dan bersatu untuk membangun kembali.
- Teungku Diwa, tokoh masyarakat, menyatakan bahwa bencana ini mempersatukan warga dan meningkatkan kesadaran untuk menjaga alam dan nilai keagamaan.
- Lahan baru seluas 1.215 meter persegi telah ditalangi oleh Keuchik Gampong Pulo Teungoh untuk pembangunan masjid.
Kontribusi dan Harapan
- Harga tanah ditetapkan Rp150 ribu per meter, dengan prioritas kontribusi dari warga lokal sebelum dibuka untuk pihak luar.
- Masjid baru diharapkan menjadi pusat spiritual dan simbol kebangkitan masyarakat Pulo Teungoh.
- Harapan warga adalah Beutong bisa segera pulih sepenuhnya dan hidup harmonis dengan alam.
