Warga Gampong Pulo Teungoh, Kecamatan Beutong, Nagan Raya, menunjukkan ketangguhan pasca banjir besar yang melanda pada 26 November 2025. Masjid desa yang rata dengan tanah kini dibangun kembali di lokasi baru, menjadi simbol kebangkitan dan solidaritas masyarakat.
Pembangunan masjid baru ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga monumen tekad warga untuk hidup lebih baik dan harmonis dengan alam. Lahan seluas 1.215 meter persegi telah disediakan dengan harga Rp150 ribu per meter, memprioritaskan kontribusi dari warga lokal.
Solidaritas dan Kebangkitan
- Bencana banjir besar pada 26 November 2025 menghancurkan masjid desa, tetapi warga Pulo Teungoh bangkit dan bersatu untuk membangun kembali.
- Teungku Diwa, tokoh masyarakat, menyatakan bahwa bencana ini mempersatukan warga dan meningkatkan kesadaran untuk menjaga alam dan nilai keagamaan.
- Lahan baru seluas 1.215 meter persegi telah ditalangi oleh Keuchik Gampong Pulo Teungoh untuk pembangunan masjid.
Kontribusi dan Harapan
- Harga tanah ditetapkan Rp150 ribu per meter, dengan prioritas kontribusi dari warga lokal sebelum dibuka untuk pihak luar.
- Masjid baru diharapkan menjadi pusat spiritual dan simbol kebangkitan masyarakat Pulo Teungoh.
- Harapan warga adalah Beutong bisa segera pulih sepenuhnya dan hidup harmonis dengan alam.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.