Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Bukhari, Anak Korban Konflik Aceh, Jadi Ketua Komisi IV DPRK Aceh Utara

2 jam yang lalu

Bukhari, seorang anak korban konflik Aceh, kini menjabat sebagai Ketua Komisi IV DPRK Aceh Utara. Kehilangan ayahnya, A. Gani, dalam pertempuran saat Aceh ditetapkan sebagai daerah Darurat Militer, tidak mematahkan semangatnya untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi masyarakat.

Perjalanan hidup Bukhari penuh dengan perjuangan. Dari mahasiswa yang bekerja serabutan untuk biaya kuliah hingga aktivis sosial yang peduli pada nasib anak-anak korban konflik, ia kini membawa visi 'Aceh Utara Bangkit' sebagai wakil rakyat.

Perjalanan Hidup Bukhari

  • Kehilangan Ayah: Ayahnya, A. Gani, gugur dalam pertempuran 23 hari setelah Aceh ditetapkan sebagai daerah Darurat Militer.
  • Tulang Punggung Keluarga: Bukhari menjadi tulang punggung keluarga sejak duduk di bangku SMA, menghidupi dirinya, dua saudaranya, dan ibunya yang bekerja sebagai petani.
  • Pendidikan dan Kerja: Ia melanjutkan studi di Fakultas Ekonomi Universitas Malikussaleh sambil bekerja serabutan untuk biaya kuliah dan keluarga.

Aktivisme dan Karier Politik

  • Aktivis Sosial: Bukhari aktif dalam organisasi Jaringan Aneuk Syuhada Aceh (JASA), yang menjadi wadah bagi anak-anak korban konflik di Aceh.
  • Pendamping Desa: Ia memiliki pengalaman sebagai pendamping desa dalam Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD).
  • Karier Politik: Dalam Pemilu 2024, Bukhari terpilih sebagai Anggota DPRK Aceh Utara dengan 4.427 suara dan kini menjabat sebagai Ketua Komisi IV DPRK Aceh Utara.

Visi dan Misi

Bukhari membawa visi 'Aceh Utara Bangkit' melalui penguatan sinergi antara legislatif dan pemerintah daerah serta pembangunan berbasis masyarakat. Ia berkomitmen untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat dan menjaga perdamaian di Aceh.

Bukhari, Anak Korban Konflik Aceh, Jadi Ketua Komisi IV DPRK Aceh Utara