Data warga Aceh yang tersedia di website Pemerintah Aceh banyak dipertanyakan masyarakat. Banyak warga miskin yang masuk kategori sejahtera, sementara warga sejahtera justru masuk kategori miskin. Hal ini berdampak pada pencabutan Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) bagi 800 ribu warga.
Kepala Dinsos Nagan Raya, Ali Munir, mengakui bahwa data tersebut berasal dari Badan Pusat Statistik (BPS). Ia menyatakan bahwa BPS akan melakukan pemutakhiran data dan mengimbau warga untuk melaporkan ketidaksesuaian data ke kantor desa.
Dampak Data Tak Akurat
- 800 ribu warga Aceh berisiko kehilangan JKA
- Warga miskin masuk kategori sejahtera, sebaliknya warga sejahtera masuk kategori miskin
- 10.000 jiwa di Nagan Raya tidak lagi ditanggung berobat gratis oleh BPJS
Langkah Pemutakhiran Data
- BPS akan turun ke rumah-rumah warga untuk revisi data
- Warga diimbau melaporkan ketidaksesuaian data ke kantor desa
- Operator desa siap membantu revisi data warga
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaWarga Aceh Harap BPJS Buka Blokir JKA Agar Layanan Kesehatan Tidak Terganggu
Kita harap BPJS segera menindaklanjutinya, sehingga pelayanan kesehatan masyarakat Aceh tidak terganggu. Nurlis Effendi
Warga Aceh Harap Cepat Serap Dana Bencana, KPK Minta Tindakan
Kalau perlu bersurat, bersurat. Sehingga itu bentuk keseriusannya gitu ya, bukan diam, bukan menunggu. Jadi lebih gercep lah bahasanya gitu
Pergub JKA 2026 Aceh Masih Berlaku, Meski Diinstruksikan Cabut
ACEH SELATAN — Status Peraturan Gubernur (Pergub) Aceh Nomor 2 Tahun 2026 tentang Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) hingga saat ini masih berlaku,...
:null is not allowed; need Title string. Provide Title as per earlier. Actually Title key:
LANGSA - Personel Satresnarkoba Polres Langsa menangkap dua pengedar narkotika jenis sabu dalam jumlah besar di Gampong Birem Puntong Kecamatan...


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.