Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

BPMA Kembalikan Blok Migas Aceh Timur ke BUMD Pema, Potensi Cadangan Tersembunyi

3 jam yang lalu

BPMA Aceh berhasil mengembalikan Wilayah Kerja (WK) South Blok Aceh (SBA) ke peta migas Indonesia setelah melewati proses lobi dan negosiasi panjang. Blok ini sebelumnya sempat hilang dari peta migas Indonesia dan digabungkan dengan blok Meuligoe menjadi Meuseuraya oleh Kementerian ESDM. Namun, BPMA Aceh berpegang pada Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2015 yang mewajibkan penawaran blok terminasi kepada BUMD milik Aceh sebelum dibuka umum.

Kini, WK SBA yang memiliki luas sekitar 400 km persegi ini ditawarkan kepada PT Pema, BUMD milik Aceh, yang menyatakan minat untuk mengelolanya. Keberhasilan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi rakyat Aceh, mengingat blok SBA memiliki potensi cadangan migas yang cukup, terbukti dengan adanya tambang-tambang minyak rakyat di kawasan tersebut.

Proses Pengembalian Blok Migas

  • BPMA Aceh melakukan lobi dan negosiasi selama nyaris 10 bulan untuk mengembalikan WK SBA.
  • BPMA mendapatkan dukungan dari Gubernur Aceh melalui surat rekomendasi.
  • Pada 25 Maret 2026, Kementerian ESDM mengeluarkan WK SBA dari WK Meuseuraya dan memutuskan blok ini berdiri sendiri.

Potensi dan Manfaat Blok SBA

  • Blok SBA memiliki potensi cadangan migas yang cukup, dengan adanya tambang-tambang minyak rakyat di kawasan tersebut.
  • PT Pema akan bertugas mengelola blok SBA dan menemukan sumber migas untuk memberikan manfaat bagi rakyat Aceh.
  • BPMA Aceh berkomitmen mendorong percepatan program eksplorasi dan pengembangan migas di wilayah Aceh, termasuk pembukaan sumur-sumur baru.
BPMA Kembalikan Blok Migas Aceh Timur ke BUMD Pema, Potensi Cadangan Tersembunyi