Bupati Kabupaten Bireuen, Mukhlis, merespons cepat harapan masyarakat dengan mengerahkan satu unit alat berat jenis excavator untuk membersihkan sampah kayu yang menyumbat aliran sungai di bawah jembatan Gampong Krueng Beukah, Kecamatan Peusangan Selatan. Penanganan darurat dilakukan sebagai upaya mengatasi banjir luapan akibat hujan deras yang merendam jalan utama kecamatan serta permukiman masyarakat di sejumlah gampong pada Kamis (9/4/2026) sore.
Camat Peusangan Selatan, Saifuddin SKM M.Kes, mengatakan setelah menerima laporan masyarakat, pihaknya langsung menyampaikan kepada bupati dan alat berat segera diturunkan pada Jumat sore. Excavator tersebut digunakan untuk normalisasi aliran sungai di bawah jembatan Gampong Krueng Beukah yang tersumbat kayu sejak banjir bandang November 2025.
Dampak Banjir
- Akibat tumpukan kayu yang menutup alur sungai, aliran air tidak lancar mengalir ke sungai saat hujan deras sehingga menyebabkan banjir di Gampong Krueng Beukah, Lueng Baro, Lueng Kuli, Blang Cut, Blang Pala hingga Gampong Mata Ie.
- Untuk penanganan sementara, sampah kayu yang jumlahnya sangat banyak dipindahkan ke tepi aliran sungai.
- Normalisasi aliran air diprioritaskan karena berdasarkan prakiraan BMKG masih berpotensi terjadi banjir.
Partisipasi Masyarakat
- Keuchik Krueng Beukah, T. Munawar, mengatakan banjir luapan yang terjadi pada Kamis (9/4/2026) disebabkan tersumbatnya alur sungai di bawah jembatan oleh sampah kayu, sehingga aliran air dari beberapa gampong melimpah ke permukiman warga.
- Ia menambahkan, setelah alat berat diturunkan, aliran air sudah kembali normal.
- Pembersihan lanjutan akan dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat untuk mengangkat sisa sampah kayu yang belum terjangkau alat berat.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaPetani Aceh Barat Daya Rugi Miliaran Sementara Ekspor Sawit Melonjak 445%
BANDA ACEH - Di tengah keluhan petani terkait anjloknya harga tandan buah segar (TBS) sawit di sejumlah daerah, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal...
: Warga Aceh Penasaran: DAU 2,5% Disetujui dalam RUU Pemerintahan
JAKARTA - Delapan fraksi di Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menyatakan persetujuan terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) Perubahan atas Undang-Undang...
Kenapa Listrik Aceh Padam Berulang Sebelum Idul Adha? Kepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh, Dian Rubianty, menyoroti kembali terjadinya pemadaman listrik massal atau blackout di wilayah Sumatra Bagian
“Ketahanan dan keandalan sistem distribusi, mitigasi gangguan, serta informasi layanan PLN masih menjadi persoalan serius,” kata Dian.
Aceh Perlu Badan Pengelola Khusus Agar Dana Otsus Rp110T Tidak Sia‑Sia
Oleh Nasrul Zaman* DUA dekade berlalu sejak lonceng perdamaian berbunyi di Helsinki pada Agustus 2005, yang kemudian dinarasikan secara yuridis...


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.