Dana jadup tahap pertama untuk korban banjir dan tanah longsor di Bireuen akan mulai cair pada 6 April 2026. Total dana yang disalurkan mencapai Rp 22.104.900.000 untuk 16.374 jiwa atau 4.759 kepala keluarga (KK). Setiap jiwa akan menerima Rp 15.000 per hari atau Rp 450.000 per bulan selama tiga bulan.
Penyaluran dana akan dilakukan melalui PT Pos Indonesia dengan koordinasi dari kepala desa masing-masing. Penyerahan secara simbolis akan dilakukan oleh Bupati Bireuen, H. Mukhlis ST, kepada 100 orang penerima pada 3 April 2026 di Pendopo Bireuen.
Detail Penyaluran Dana Jadup
- Total dana: Rp 22.104.900.000
- Jumlah penerima: 16.374 jiwa / 4.759 KK
- Besar bantuan per jiwa: Rp 15.000 per hari / Rp 450.000 per bulan
- Durasi bantuan: 3 bulan
- Penyalur: PT Pos Indonesia
- Koordinator: Kepala desa masing-masing
Dana jadup ini merupakan bantuan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia untuk korban banjir dan tanah longsor yang huniannya masuk kategori rusak ringan, rusak sedang, dan rusak berat atau hilang.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaWarga Aceh Harap BPJS Buka Blokir JKA Agar Layanan Kesehatan Tidak Terganggu
Kita harap BPJS segera menindaklanjutinya, sehingga pelayanan kesehatan masyarakat Aceh tidak terganggu. Nurlis Effendi
Warga Aceh Harap Cepat Serap Dana Bencana, KPK Minta Tindakan
Kalau perlu bersurat, bersurat. Sehingga itu bentuk keseriusannya gitu ya, bukan diam, bukan menunggu. Jadi lebih gercep lah bahasanya gitu
Pergub JKA 2026 Aceh Masih Berlaku, Meski Diinstruksikan Cabut
ACEH SELATAN — Status Peraturan Gubernur (Pergub) Aceh Nomor 2 Tahun 2026 tentang Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) hingga saat ini masih berlaku,...
:null is not allowed; need Title string. Provide Title as per earlier. Actually Title key:
LANGSA - Personel Satresnarkoba Polres Langsa menangkap dua pengedar narkotika jenis sabu dalam jumlah besar di Gampong Birem Puntong Kecamatan...


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.