Timeline Aceh

Warga Pidie Jaya Berjuang Bersihkan Lumpur Empat Bulan Pascabanjir

7 jam yang lalu

Empat bulan pascabanjir yang melanda Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, warga masih harus berjibaku dengan sisa lumpur yang mengendap di depan rumah dan lingkungan permukiman. Kondisi ini dinilai memperlambat pemulihan, sekaligus menambah beban ekonomi masyarakat yang terdampak.

Di Gampong Meunasah Mancang, Kecamatan Meurah Dua, tumpukan lumpur kering masih terlihat menutupi halaman rumah warga. Upaya pembersihan dilakukan secara mandiri karena penanganan dengan alat berat dinilai belum maksimal.

Kondisi Warga Pascabanjir

  • Alat berat sempat datang, tapi hanya bekerja sebentar. Warga terpaksa membersihkan lumpur sendiri semampunya.
  • Biaya yang dikeluarkan warga untuk membersihkan lumpur tidak sedikit. Totalnya bisa mencapai puluhan juta rupiah, mencakup biaya tenaga, peralatan, hingga perbaikan kerusakan akibat banjir.
  • Bantuan pemerintah sebagian besar dialokasikan untuk kebutuhan pemulihan dasar. Warga mengaku bantuan tersebut membantu, namun masih belum mencukupi untuk menutupi seluruh kerugian.

Kondisi Saluran Air

  • Saluran air yang belum optimal menambah kekhawatiran warga. Mereka khawatir genangan akan kembali terjadi saat musim hujan tiba.
  • Warga berharap pemerintah daerah segera menindaklanjuti kondisi tersebut. Pengerahan alat berat secara maksimal serta pembenahan sistem drainase diperlukan untuk mengantisipasi potensi banjir kembali.
Warga Pidie Jaya Berjuang Bersihkan Lumpur Empat Bulan Pascabanjir