Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Harga Cabai Aceh Singkil Anjlok, Petani Tetap Semangat Rawat Tanaman

13 jam yang lalu

Harga cabai merah keriting di Kabupaten Aceh Singkil mengalami penurunan drastis. Saat ini, harga cabai hanya berkisar Rp 10.000 hingga Rp 15.000 per kilogram, jauh di bawah harga normal yang biasanya mencapai Rp 50.000 per kilogram. Penurunan ini menyebabkan petani kehilangan pendapatan hingga 100%, mengingat harga terendah sebelumnya masih di kisaran Rp 30.000 hingga Rp 35.000 per kilogram.

Meskipun demikian, petani seperti Jamil dari Gosong Telaga Barat, Kecamatan Singkil Utara, tetap semangat merawat tanaman cabainya. Jamil mengaku menanam 4.000 batang cabai dengan modal mencapai puluhan juta rupiah. Ia berharap harga cabai akan pulih dalam beberapa pekan ke depan, setidaknya mencapai Rp 30.000 per kilogram agar modalnya bisa kembali dan mendapatkan keuntungan.

Dampak Penurunan Harga Cabai

  • Penurunan pendapatan petani: Petani kehilangan pendapatan hingga 100% akibat harga cabai yang anjlok.
  • Penurunan permintaan: Selain harga yang murah, permintaan cabai juga menurun drastis.
  • Harapan petani: Petani berharap harga cabai akan naik dalam beberapa hari ke depan.
  • Risiko berkurangnya petani: Jika harga tetap rendah, jumlah petani cabai di Aceh Singkil berisiko berkurang drastis.

Upaya Petani

  • Perawatan tanaman: Petani tetap melakukan perawatan tanaman dengan harapan harga cabai akan pulih saat panen.
  • Penundaan panen: Beberapa petani menunda panen meskipun cabai sudah matang, berharap harga akan naik.
  • Modal besar: Petani seperti Jamil menginvestasikan modal puluhan juta rupiah untuk menanam cabai.

Dengan kondisi ini, petani cabai di Aceh Singkil berharap harga akan segera pulih agar mereka dapat mengembalikan modal dan mendapatkan keuntungan.

Harga Cabai Aceh Singkil Anjlok, Petani Tetap Semangat Rawat Tanaman