Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Jembatan Bireuen-Takengon Mulai Dibangun, Anggaran Rp 80 Miliar

5 jam yang lalu

Pemerintah pusat mulai membangun jembatan rangka baja di lintas jalur alternatif Bireuen-Takengon, tepatnya di Desa Weh Porak, Kecamatan Pinto Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah. Proyek ini merupakan bagian dari upaya pemulihan infrastruktur pascabencana banjir yang melanda Aceh pada November 2025 lalu.

Jembatan Weh Porak akan menghubungkan tiga kabupaten, yaitu Bireuen, Bener Meriah, dan Aceh Tengah. Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat memperlancar distribusi logistik serta pengangkutan hasil pertanian dari Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah menuju jalur lintas timur.

Detail Proyek

  • Konstruksi: Rangka baja sepanjang 40 meter dengan jalan pendekat 20 meter
  • Anggaran: Rp 80 Miliar
  • Target Penyelesaian: Tahun 2026
  • Manfaat: Memperkuat konektivitas wilayah dan mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan tengah Aceh

Dampak Ekonomi

  • Memperlancar distribusi logistik dan pengangkutan hasil pertanian
  • Memudahkan truk-truk kontainer melintasi jalan lintas tengah Aceh
  • Meningkatkan aksesibilitas ke Sumatera Utara

Proyek Lainnya

  • Jembatan Enang-Enang: Masih dalam tahap perencanaan desain, dijadwalkan mulai dibangun pada periode 2027–2029
  • Simpang Lancang: Akan dibangun dengan konstruksi rangka baja sepanjang 40 meter dan jalan pendekat 10 meter, dengan nilai anggaran sekitar Rp 55 Miliar

HRD mengapresiasi respon cepat pemerintah, khususnya Kementerian Pekerjaan Umum, dalam memulihkan infrastruktur pascabencana di Aceh. Ia berharap seluruh proyek ini dapat selesai tepat waktu sehingga memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Aceh, khususnya di wilayah tengah.

Jembatan Bireuen-Takengon Mulai Dibangun, Anggaran Rp 80 Miliar