Warga Jantho memberikan ultimatum 3 hari kepada pelaku tambang emas ilegal untuk menghentikan aktivitas yang diduga menyebabkan keruhnya Sungai Krueng Aceh. Ultimatum ini disampaikan setelah rapat koordinasi yang melibatkan 11 gampong di Kemukiman Jantho.
Warga menuntut penghentian total aktivitas tambang ilegal yang telah mencemari sungai dan mengganggu kehidupan masyarakat. Jika ultimatum tidak dipatuhi, warga akan mengambil langkah tegas.
Dampak Tambang Emas Ilegal
- Air Krueng Aceh keruh setiap hari akibat limbah hasil galian.
- Mencemari lingkungan dan mengganggu kebutuhan hidup warga.
- Aktivitas tambang ilegal diduga telah beroperasi selama tiga tahun terakhir.
- Kerusakan aliran sungai khususnya di Krueng Jalin telah dirasakan sejak lima bulan terakhir.
Tuntutan Warga
- Warga memberikan waktu 3 hari untuk menghentikan kegiatan tambang ilegal.
- Jika ultimatum tidak dipatuhi, warga akan turun langsung ke lapangan untuk mengambil langkah tegas.
- Seluruh elemen masyarakat mendukung sikap keras ini, menegaskan bahwa kelestarian sungai dan kesehatan masyarakat jauh lebih penting daripada aktivitas yang merusak tersebut.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaPetani Aceh Barat Daya Rugi Miliaran Sementara Ekspor Sawit Melonjak 445%
BANDA ACEH - Di tengah keluhan petani terkait anjloknya harga tandan buah segar (TBS) sawit di sejumlah daerah, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal...
: Warga Aceh Penasaran: DAU 2,5% Disetujui dalam RUU Pemerintahan
JAKARTA - Delapan fraksi di Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menyatakan persetujuan terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) Perubahan atas Undang-Undang...
Kenapa Listrik Aceh Padam Berulang Sebelum Idul Adha? Kepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh, Dian Rubianty, menyoroti kembali terjadinya pemadaman listrik massal atau blackout di wilayah Sumatra Bagian
“Ketahanan dan keandalan sistem distribusi, mitigasi gangguan, serta informasi layanan PLN masih menjadi persoalan serius,” kata Dian.
Aceh Perlu Badan Pengelola Khusus Agar Dana Otsus Rp110T Tidak Sia‑Sia
Oleh Nasrul Zaman* DUA dekade berlalu sejak lonceng perdamaian berbunyi di Helsinki pada Agustus 2005, yang kemudian dinarasikan secara yuridis...


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.