Kembaliekonomi

Pengaruh Jadup Belum Cair, Warga Aceh Tamiang Jual Emas untuk Kebutuhan Harian

Penulis

serambinews.com

Tanggal

19 Mei 2026

Pengaruh Jadup Belum Cair, Warga Aceh Tamiang Jual Emas untuk Kebutuhan Harian

Jadup belum cair memicu warga di Aceh Tamiang untuk menjual emas sebagai sumber uang tunai. Aktivitas ini terlihat jelas di Toko Emas Nusantara, Komplek Pertokoan Kencana Indah, Kota Kualasimpang, gdzie masyarakat lebih banyak datang menjual perhiasan dan simpanan emas dibanding membeli.

Dampak ekonomi dan sosial

  • Harga emas London kadar 99% saat ini berada di angka Rp 8.300.000 per mayam, sedangkan kadar 97% dijual Rp 8.200.000 per mayam.
  • Program Jadup mencatat 40.515 keluarga (143.711 jiwa) berhak menerima bantuan pasca‑banjir bandang 2025.
  • Warga lebih banyak menjual emas daripada membeli, sesuai pernyataan pekerja toko Abdul Hafiz.
  • Emas 22 karat dijual kisaran Rp 1.900.000 per gram, memberikan uang tunai yang lebih besar untuk kebutuhan sehari-hari.
  • Penjualan emas dilakukan untuk menutup kebutuhan hidup sementara menunggu cairnya Jadup.
  • Risiko penurunan tabungan keluarga meningkat jika Jadup terus tertunda, menegaskan tekanan ekonomi yang masih dirasakan pasca‑bencana.
Verifikasi Konten

Baca Artikel di Sumber Asli

Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.

Kunjungi Website

Diskusi Hangat

0 Kontribusi Komunitas

Suara Anda Sangat Berarti

Jadilah pionir dalam diskusi ini.